Terungkap Fakta Tingginya Kasus Perceraian di Wonosobo Saat Perayaan Hari Ibu

Terungkap Fakta Tingginya Kasus Perceraian di Wonosobo Saat Perayaan Hari Ibu - Dalam seminar perayaan Hari Ibu diungkap fakta mencengangkan tentang angka perceraian yang ada di Kabupaten Wonosobo, tercatat sebanyak dua ribuan kasus perceraian yang terjadi dalam kurun waktu kurang dari satu tahun di tahun 2019. Data yang disodorkan oleh Kepala Kemenag Wonosobo Drs. H. Muhammad Thobiq, M.Si.  dengan rincian kasus cerai gugatan pihak suami sejumlah 583 pasang, sedang dari pihak perempuan 1.445 pasang.

https://berita.satumenitnews.com/2018/12/terungkap-fakta-tingginya-kasus.html

Terungkap Fakta Tingginya Kasus Perceraian di Wonosobo Saat Perayaan Hari Ibu

Peran Seorang ibu sangatlah penting dalam keluarga, terutama dalam mendidik generasi yang pintar dan kuat demi kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebagai Ketua panitia Hari Ibu 2019 Ny. Ade Fauzan Fadli mengatakan dalam sambutannya "Peran Perempuan Indonesia sangat penting dalam setiap aspek kehidupan keluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, sebab apabila Keluarga Sehat, Ekonomi Kuat. Perempuan hebat Negara Kuat. Perempuan Berdaya, Negara Jaya." ucap Ny. Ade yang juga merupakan slogan dan tema peringatan hari ibu kali ini. Kamis (20/12).


Kepala Kemenag Wonosobo Drs. H. Muhammad Thobiq, M.Si. yang di undang dalam acara tersebut sempat memberikan data yang membuat para hadirin tercengang. Muhammad Thobiq menyuguhkan  data perceraian per tgl. 31 Okt 2018 dengan kasus perceraian penggungat suami sejumlah 583 pasang, sedang penggugat pihak perempuan sebanyak 1.445 pasang, jumlah nikah hamil 306, jumlah dispensasi nikah lebih kurang 125-an.

Menurut Kepala Kemenag Wonosobo tersebut data yang dia sodorkan merupakan salah satu efek dari kemajuan teknologi informasi yang cepat namun tidak diimbangi oleh kesiapan mental yang kuat. "Mereka begitu hebat dalam penggunaan tehnologi akan tetapi mereka rapuh bila dihadapkan pada banyak permasalahan. Disinilah peran serta ibu diperlukan untuk menguatkan dan memberi pemahaman serta batasan agar generasi selanjudnya kuat secara fisik maupun mentalnya" ucap Drs. H. Muhammad Thobiq, M.Si. kepada peserta yang mayoritas ibu-ibu tersebut.


Editor. Malindra




No comments

Featured post

Pesan Terselubung Sendratari Mapageh Sang Watukulumpang

Pesan Terselubung Sendratari Mapageh Sang Watukulumpang - Sendratari Mapageh Sang Watukulumpang menandai puncak acara Festival Sindoro Sumb...

Powered by Blogger.