Tiga Ribu Seratus Penari lenger Hebohkan Alun-alun Wonosobo

Tiga Ribu Seratus Penari lenger Hebohkan Alun-alun Wonosobo - 3100 Penari sukses pukau pengunjung saat menampilkan Pentas kolosal Tari Topeng Lengger Jangkrik genggong, Gondang keli, Sarindoro, Sontoloyo dan Suthang walang yang diadakan di Alun-alun Wonosobo, Sabtu (27/7).

Tiga Ribu Seratus Penari lenger Hebohkan Alun-alun Wonosobo

Tiga Ribu Seratus Penari lenger Hebohkan Alun-alun Wonosobo

Wonosobo, satumenitnews.com - Den Bonar sebagai pelatih mengaku puas dengan suksesnya gelaran Pentas Kolosal Tari Topeng Lengger  yang menampilkan 5 tarian dan 1 tarian gabungan yang digelar di Alun Alun Wonosobo.

"Saya cukup puas dan bangga dengan berhasilnya gelaran tari ini. Mereka tampil dengan baik memukau," ujar Bonar.

Kepala Disparbud sebagai pemrakarsa kegiatan usai kegiatan sukses digelar mengucapkan  terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat pada gelaran tari kolosal ini.

"Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang terlibat, yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu," ujar One Andang.

Banyaknya penonton yang memenuhi Alun-alun Wonosobo pada Sabtu Pagi merupakan bukti bahwa tari Topeng Lengger digemari oleh masyarakat.

Secara De Jure, Lengger memang kekayaan tak benda milik Banyumas, tapi Wonosobo mempunyai keinginan untuk mengembangkan Lengger dengan potensi serta inovasi yang dimiliki.

"Lengger secara de jure memang milik Banyumas, namun kita ingin mengembangkan Lengger dengan inovasi inovasi yang lebih banyak," jelas Andang.

"Intinya ini adalah milik Indonesia, dari Budaya kita bisa bersatu. Jadi jangan terkotak-kotakkan, tujuan kami untuk memajukan kebudayaan Indonesia," lanjutnya. Andang juga berharap kedepan bisa merubah Tari Topeng Lengger menjadi Industri Seni.


Pewarta: Ariyani
Editor: Malindra

No comments

Featured post

Terbebani Biaya Pilkada Langsung Pemkab Wonosobo Datangi Komisi II DPR RI

Terbebani Biaya Pilkada Langsung Pemkab Wonosobo Datangi Komisi II DPR RI - Jakarta, Anggota Komisi A DPRD Wonosobo menilai Biaya Pilkada ...

Powered by Blogger.