Mengenal Smart City

Mengenal Smart City - Wonosobo, Beberapa tahun ke belakang, jargon smart city sedang jadi tren di kalangan pemerintahan di Indonesia. Beberapa kota sudah mulai menginisiasi program smart city ini dengan berbagai pendekatan dan eksekusi yang juga beragam termasuk di Kabupaten Wonosobo. Namun dalam pengertian dan penjabaran kebawah banyak yang berspekulasi tentang smart city selalu bergantung dengan teknologi.

Mengenal Smart City

Mengenal Smart City

Wonosobo, Kepala Bidang Informatika Dinas Kominfo Kabupaten Wonosobo, Sulistiani menjelaskan bahwa jika program smart city dilaksanakan dengan menganggap bahwa teknologi itu solusi. Maka program dipastikan gagal. Teknologi bukanlah solusi, namun hanya berbentuk enabler sehingga suatu problem bisa diselesaikan dengan lebih efisien dan efektif.

"Yang paling penting justru proses bisnisnya. Jika sepakat bahwa smart city dijalankan untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik, maka PR-nya adalah bagaimana standard operating procedure (SOP) dalam pelayanan publik dapat diselesaikan dengan lebih baik menggunakan teknologi," ujar Kepala Bidang Informatika Dinas Kominfo Kabupaten Wonosobo, Sulistiani.

Ia mencontohkan saat Wonosobo mempunyai command center, apa saja yang bisa dilakukan di sana, monitor besar yang ada di ruangan tersebut mau diisi oleh apa? Fungsinya apa saja?

"Seharusnya semua ini berawal dari pembuatan SOP. Misalkan dalam pembuatan izin, dibutuhkan 3 proses: proses A, B, dan C. Keseluruhan proses ini membutuhkan waktu 10 hari kerja karena proses B memakan waktu 80% dari total. Lalu dengan adanya teknologi, proses B dapat selesai dalam hitungan menit, sehingga 3 proses ini bisa selesai dalam 1 jam. Baru di sini teknologi masuk sebagai enabler dari proses yang ada," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu Sulistiani juga menerangkan problem klasik pemerintah adalah silo. Belum ada integrasi dan interoperabilitas di level sistem IT dan juga data di pemerintahan yang sudah terstandarisasi. "banyak faktor lain seperti SDM, ini PR bagi kita semua untuk membenahi sistem dan SDM yang ada agar bisa menerapkan konsep smart city," pungkasnya.


Editor: Malindra

No comments

Featured post

Terbebani Biaya Pilkada Langsung Pemkab Wonosobo Datangi Komisi II DPR RI

Terbebani Biaya Pilkada Langsung Pemkab Wonosobo Datangi Komisi II DPR RI - Jakarta, Anggota Komisi A DPRD Wonosobo menilai Biaya Pilkada ...

Powered by Blogger.