124 Santri Dari Ponpes Asrama Perguruan Islam Pulang Kerumah Di Wonosobo

Wonosobo, - Puluhan Santriwan dan Santriwati dari Ponpes Asrama Perguruan Islam API Tegalrejo Magelang pulang ke Wonosobo, Posko Terpadu Siaga Covid-19 Sincu Reco Kabupaten Wonosobo menerima dan memeriksa kesehatan masing-masing santri sekaligus mendata identitas mereka untuk pemantauan isolasi mandiri, Kamis (23/04).

124 Santri Dari Ponpes Asrama Perguruan Islam Pulang Kerumah Di Wonosobo

124 Santri Dari Ponpes Asrama Perguruan Islam Pulang Kerumah Di Wonosobo

Para santri yang dipulangkan dari Ponpes Asrama Perguruan Islam API Tegalrejo Magelang tiba pukul 09.30 WIB dan  di hentikan untuk pendataan dan pemeriksaan kesehatan di Posko Terpadu Siaga Covid-19 Sincu Reco. Sertu Kuswo, Anggota Kodim 0707 Wonosobo yang saat itu bertugas memberikan informasi Santriwati yang di periksa berjumlah 124 orang dengan menggunakan 3 bus yang didampingi 3 pengasuh dari Ponpes.

"Benar hari ini ada 124 Santriwan dan Santriwati serta 3 pengasuh yang didampingi 3 pengasuh dari Ponpes Asrama Perguruan Islam API Tegalrejo Magelang, semua santriwati dipulangkan karena libur. Semua sudah kita data dan selanjutnya akan dilakukan pemantauan untuk isolasi mandiri," jelas Kusno.

Dijelaskan lebih rinci, sebelum pulang ke rumahnya masing-masing parasantri singgah dahulu di Pos Tepadu Gugus Tugas Covid-19 kemudian turun dari bus untuk mencuci tangan, kemudian antre satu per satu untuk menjalani pemeriksaan suhu tubuh, pendataan dan ber komitmen untuk isolasi mandiri selama 14 hari sebelum pulang kerumahnya masing-masing,

"Barang-barang santri sebelum dibawa pulang disemprot terlebih dahulu dengan disinfektan, kita juga meminta setiap santriwati untuk karantina mandiri selama 14 hari di rumahnya masing-masing untuk mencegah penyebaran virus Covid-19," terangya. (Anj).

satumenitnews.com

Tidak ada komentar

Featured post

2441 Rapid Test Massal Untuk Wonosobo Sampai Hari Ini

Pemkab Wonosobo sudah melaksanakan Rapid Test Massal terhadap 2441 orang diberbagai titik keramaian sebagai upaya nyata menekan penyebaran ...

Diberdayakan oleh Blogger.