Seorang Ibu Rumah Tangga Nekat Panjat Tower Sutet Beserta Dua Anaknya

Wonosobo, - Didera masalah keluarga, seorang ibu rumah tangga nekat panjat tower Sutet di Dusun Mayasari, Desa Siwuran, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo. Dengan menggendong dua anaknya wanita yang akhirnya diketahui sebagai SY warga Desa Gadingsukuh, Kecamatan Kepil, tersebut nekat memanjat tower listrik tegangan tinggi dengan tujuan mengakhiri hidupnya, Sabtu (2/05).

Seorang Ibu Rumah Tangga Nekat Panjat Tower Sutet Beserta Dua Anaknya

Seorang Ibu Rumah Tangga Nekat Panjat Tower Sutet Beserta Dua Anaknya

Aksi nekat yang diketahui warga setempat itu langsung dilaporkan ke pihak Polsek Garung sekitar pukul 07.30 WIB. Petugas piket Bripka Tri Hartika yang mendapati laporan langsung menuju ke tempat kejadian perkara dan meminta SY untuk tetap diam ditempat. Negosiasi berjalan mulus dan SY menuruti petugas Polsek untuk tidak meneruskan aksi nekatnya.

Bersama Warga Bripka Tri Hartika dapat membatu Menurunkan SY beserta anak nya dengan selamat dan dibawa ke Mapolsek Garung unytuk dimintai keterangan, "Dari hasil pemeriksaan wanita tersebut mengaku bernama SY warga Desa Gadingsukuh, Kecamatan Kepil, ia nekat mencoba mengakhiri hidupnya dengan memanjat tower karena ada permasalahan keluarga," terang Bripka Tri Hartika.

Setelah mengetahui duduk permasalahan dan identitas wanita tersebut dari hasil pemeriksaan Kapolsek Garung AKP Muhroji langsung menghubungi Kapolsek Kepil untuk berkoordinasi dan menghubungi pihak keluarga SY. Setelah suami SY beserta keluarga didampingi Kapolsek Kepil dan Kepala Desa tiba di Mapolsek Garung, SY diserahkan untuk selanjutnya dibawa pulang.

"SY bersama dua anaknya kami telah kami serahkan kepada suami dan keluarganya, mereka berjanji untuk menyelesaikan permasalahan keluarganya dengan baik-baik dan menjaga agar kejadian serupa tidak terulang kembali," terang AKP Muhroji. (Anj)

satumenitnews.com


Tidak ada komentar

Featured post

2441 Rapid Test Massal Untuk Wonosobo Sampai Hari Ini

Pemkab Wonosobo sudah melaksanakan Rapid Test Massal terhadap 2441 orang diberbagai titik keramaian sebagai upaya nyata menekan penyebaran ...

Diberdayakan oleh Blogger.