Breaking News

Pasar Kertek Ditutup 3 Hari, Pemkab Wonosobo Lakukan Penyemprotan Disinfektan

satumenitnews.com - Petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Perdagangan dan UMKM Wonosobo, BPBD, PMI,Aggota TNI/Polri, Satpol PP dan Disperkinhub Wonosobo melakukan penyemprotan desinfektan di Pasar Kertek. Sebelumnya petugas gabungan telah menutup aktivitas Pasar pada Senin dini hari, (12/10).

Pasar Kertek Ditutup 3 Hari, Pemkab Wonosobo Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Pasar Kertek Ditutup 3 Hari, Pemkab Wonosobo Lakukan Penyemprotan Disinfektan

WONOSOBO - Penutupan pasar dilakukan selama 3 hari mulai Senin (12/10) pukul 01.00 Wib hingga Rabu (14/10). Selama penutupan pasar, pemkab melakukan penyemprotan disinfektan untuk pencegahan penularan virus corona.

Sekretaris Dinas Perdagangan dan UMKM Wonosobo Joko Widodo mengatakan para pedagang sudah mengetahui bahwa beberapa pedagang di pasar Kertek terpapar Covid-19. Sehingga saat pihaknya meminta kepada para pedagang untuk menghentikan aktifitasnya sementara, semua warga pasar mendukung dan merespon dengan positif.

Setelah penutupan dan penyemprotan pasar Kertek, ia berharap para pedagang selalu mematuhi protokol kesehatan, dengan menggunakan masker serta berani menegur ketika para pembeli yang tidak menggunakan masker. Saat sekarang yang bisa dilakukan hanya pencegahan penularan semaksimal mungkin.

"Kami mengapresiasi para pedagang di pasar Kertek yang koperatif mendukung upaya pemerintah dalam memutus penularan virus corona dan semoga tidak menular ke pasar-pasar lain di wilayah Wonosobo," terang Joko Widodo.

Pihaknya mengatakan bila ditemukan suspek di pasar lain maka pemkab akan melakukan hal yang sama, berupa penutupan dan penyemprotan disinfektan.

Sementara itu Camat Kertek, Muhammad Said menyampaikan bahwa setelah melihat perkembangan penyebaran Covid-19 khususnya di klaster pasar, maka sudah semestinya pasar harus disemprot disinfektan untuk mengurangi dan memutuskan penyebaran virus pandemi. Kepatuhan warga dalam menjalankan protokol kesehatan sangat ia harapkam.

"Kami berharap kepada masyarakat untuk memahami, dan setelah pasar dibuka kembali maka masyarakat secara mandiri untuk tetap menjalankan 3M yaitu mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak. Kepatuhan warga masyarakat sangat penting untuk memutus penyebaran Covid-19," paparnya.

Menurut Camat Kertek meskipun pemerintah sudah sering melakukan sosialisasi dan himbauan serta berupaya dengan berbagai cara namun apabila masyarakat tidak mematuhi 3M maka penyebaran virus pandemi belum bisa dikendalikan.

"Penutupan pasar selama 3 hari tidak ada kopensasi dari Pemkab, karena penutupan dan penyemprotan pasar untuk kepentingan pedagang dan pembeli secara umum. Kesehatan masyarakat paling utama, apa gunanya kita memiliki harta benda kalau badan kita tidak sehat pastinya tidak artinya. Semoga kita semua akan terhindar dari virus pandemi yang selama ini belum bisa teratasi," pungkas Muhammad Said. (Budilaw79/E2)

Tidak ada komentar

Terbaru

Kesulitan Akses, Petani Salak Banyukembar Swadaya Bangun Jalan

Selama bertahun-tahun merasakan kesulitan untuk menjangkau kebun melalui jalan setapak yang rawan dan licin saat hujan melanda, tak kurang 3...