Breaking News

Pasar Kertek Kembali Dibuka, Pedagang dan Jasa Ojek Sumringah

satumenitnews.com - Pasca penutupan pasar selama 3 hari, para pedagang di pasar Kertek merasa lega bisa melakukan aktifitasnya kembali. Bisa mendapat penghasilan normal seperti biasa dari barang yang mereka perjual-belikan.

Pasar Kertek Kembali Dibuka, Pedagang dan Jasa Ojek Sumringah

WONOSOBO - Salah satu penjual sayur pasar Kertek, Itur  mengungkapkan awal ditutupnya pasar ia merasa prihatin karena tidak bisa melakukan aktifitas sehari-harinya. Meskipun harga sayur tidak menentu, kadang naik kadang turun, tetapi ia mengaku masih bisa mendapatkan keuntungan dari jualannya tersebut.

"Walaupun harga sayuran naik turun, tetapi saya masih bisa untung," ujar Itur, yang merupakan warga Desa Sukoyono Kecamatan Kalikajar.

Ia menambahkan, ketika pasar kertek ditutup, ia mengalihkan penjualan sayurnya ke Pasar Desa Kembaran, Kecamatan Kalikajar. Selain itu, ia juga melakukan transaksi melalui telpon dan kemudian mengantar sayur ke pembeli yang sudah menunggu di pinggir jalan wilayah Pringapus. Itur mengaku dalam mencari dagangan sayurnya, ia mendatangi langsung rumah petani yang baru panen.

"Kalau tidak melalui telpon repot mas, apalagi mencari pembeli sangat susah dan sayur itu gampang layu dan busuk. Dengan menggunakan telpon sedikit ada jalan keluar, bisa bertransaksi dengan pembeli meskipun barang yang ditawarkan diantar di inggir jalan," tuturnya.

Dengan ditutupnya pasar, keuntungannya berkurang separo dari keunntungan yang biasa ia dapatkan. Menurutnya berjualan di pasar dengan transaksi melalui telpon sangat berbeda, lebih mudah bertransaksi langsung di pasar.

"Setelah pasar dibuka saya merasa lega mas, karena bisa kembali melakukan aktifitas seperti semula dan berharap tidak akan ada penutupan lagi di pasar Kertek ini," ucap Itur.

Sementara itu, seorang ojek Pasar Kertek, Arif Zubaedi mengatakan bahwa ia menjadi tukang ojek mengandalkan antar-jemput pedagang ayam potong setiap paginya, sedangkan siang harinya ia mengantar pengunjung yang selesai belanja, itupun hanya beberapa orang yang sudah menjadi pelanggannya saja. Ia mengaku pasrah karena tidak mendapatkan pemasukan sama sekali.

"Alhamdulillah dengan dibukanya pasar bisa kembali beraktifitas, pendapatan pun kembali normal. Bisa dapat seratus ribu per hari mas," beber Arif. (Budilaw79/E2)

Tidak ada komentar

Terbaru

Temukan Barang Penting, Nenek 75 Tahun Didatangi Tiga Orang

WONOSOBO - Seorang nenek berusia 75 tahun yang bekerja di warung bakso Kondang Rejo Banjarnegara disambangi tiga orang warga Wonosobo, sala...