Breaking News

Pasar Lawas Kumandang Berbenah, Grand Opening di Bulan Maret 2021

WONOSOBO - Masyarakat Dusun Bongkotan Desa Bojasari Kecamatan Kertek bersama pengelola Pasar Lawas Kumandang melakukan relokasi wisata kuliner tersebut ke tanah bengkok Kepala Dusun (Kadus) yang lebih luas, lokasi baru tersebut mempunyai luas kurang lebih satu hektar. Pasar Lawas Kumandang dipindah ke bawah lokasi sebelumnya, yakni sebelah utara jalan masuk Dusun Bongkotan. Luas lahan yang ada akan digunakan untuk melengkapi sarana wisata dan penambahan wisata edukasi.

Pasar Lawas Kumandang Berbenah, Grand Opening di Bulan Maret 2021
Pasar Lawas Kumandang Berbenah, Grand Opening di Bulan Maret 2021

Pasar Lawas Kumandang Berbenah, Grand Opening di Bulan Maret 2021

satumenitnews - Disampaikan pengelola Pasar Kumandang, Wahyono bahwa pemindahan Pasar Kumandang ke tanah bengkok dengan luas satu hektar masih dalam proses dan sedang dilakukan pembuatan jalan masuk pasar sebagai tempat wisata kuliner tradisional.

"Pembenahan lokasi baru dalam tahap pembuatan jalan masuk, sudah berjalan 1 bulan, dihitung mulai bulan Oktober 2020 ditargetkan 6 bulan selesai. rencananya grand opening pada Bulan Maret 2021," ujarnya, Senin (16/11).

Ia mengungkapkan alasan kenapa pasar kumandang dipindah, karena tempat lama tidak dapat menampung banyak pengunjung, serta adanya ranting-ranting pohon yang terlalu beresiko terhadap pengunjung yang datang, selain itu juga fasilitas kurang lengkap dan ketersediaan air yang kurang.

"Kita memilih tempat yang lebih luas, nyaman dan aman serta tidak kesulitan air. Selain itu bisa membangun banyak taman edukasi di dalamnya, seperti edukasi pertanian atau mina padi, edukasi ternak, tanaman bunga dan sebagainya," kata Wahyono.

Menurutnya, penataan lokasi baru tersebut diperkirakan menghabiskan anggaran Rp.300 juta, diadakan secara swadaya murni oleh pengelola dan masyarakat Dusun Bongkotan.

"Dari total anggaran tersebut akan banyak fasilitas yang akan kita bangun, ada 20 outlet atau gasebo, 3 paseban, 1 panggung utama, kamar mandi 8 buah, homestay long 2 unit dan pembuatan jembatan diatas tanaman padi sebagai wisata mina padi nantinya," paparnya.

Pengelola Pasar Kumandang dan masyarakat merencanakan pembuatan gedung 6 x 15 meter untuk lahan parkir indoor, sedangkan lahan parkir outdoor mempunyai kapasitas 300 sepeda motor, sedangkan tempat parkir khusus mobil di pinggir jalan berkapasitas 150 kendaraan.

"Dengan disediakan lahan parkir yang aman dan nyaman diharapkan para pengunjung yang datang tidak akan merasa khawatir dengan kendaraannya ketika berkunjung ke pasar Kumandang," ungkap pengelola.

Imbuhnya, setelah nanti dibukanya kembali Pasar Kumandang akan tetap mengunakan konsep seperti yang dulu dengan mengangkat kuliner tradisional, juga menyediakan dari makanan modern. Pasar Kumandang akan dibuka setiap hari 24 jam dengan wisata malamnya.

"Dalam perencanaan, selain wisata kuliner siang malam, di tempat tersebut akan dibuat sarana untuk acara hajatan masyarakat seperti sunatan, ulang tahun, prewedding, pernikahan serta balai prtemuan warga," pungkasnya. (Budilaw79/e2)

Tidak ada komentar

Terbaru

Pasarun.com Bantu Mitranya Berjualan Online

WONOSOBO – Dinas Pariwisata dan kebudayaan (Disparbud) Wonosobo berkolaborasi dengan startup lokal Pasarun.com menggelar sosialisasi marketi...