Breaking News

Beberapa Hari Tidak Keluar Rumah, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Kamarnya

WONOSOBO - Seorang laki-laki paruh baya bernama Budi Suryatmo (64) warga Dusun Siyono Rt 02 Rw 02 Desa Bojasari Kecamatan Kertek ditemukan meninggal dunia dengan posisi tertelungkup di lantai kamar rumahnya, pada Selasa (29/12).

Beberapa Hari Tidak Keluar Rumah, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Kamarnya
Evakuasi Jenazah Budi Suryatmo oleh tim RS PKU Wonosobo

Beberapa Hari Tidak Keluar Rumah, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Kamarnya

satumenitnews.com - Menurut keterangan saksi Sutarno bahwa sudah beberapa hari saudara korban tidak kelihatan keluar rumah, karena curiga lampu rumah masih menyala semua, Sutarno bersama tiga rekannya melakukan pengecekan lewat belakang rumah. Kemudian ketiganya mendobrak pintu, hingga melihat posisi Budi tertelungkup di lantai kamarnya. Diduga sudah meninggal dunia, saksi kemudian melaporkan ke Polsek Kertek.

"Awalnya saya bersama rekan curiga bahwa Budi sudah beberapa hari tidak kelihatan di depan rumah seperti biasanya. Selain itu melihat lampu rumah menyala semua, Kami berinisiatif melakukan pengecekan lewat pintu belakang, ketika masuk rumah melihat posisi Budi tertelungkup di lantai, kami kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Kertek dan memberintahu perangkat desa," kata Sutarno.

Sementara itu Kapolsek Kertek AKP Sutopo S.H yang berada di TKP membenarkan adanya laporan warga Dusun Siyono tersebut. Korban Budi Suryatmo yang hidup sendiri, ditemukan sudah meninggal dunia dengan posisi tertelungkup di lantai kamarnya.

"Setelah mengecek TKP, petugas kami langsung menghubungi dokter, setelah dilakukan pengecekan oleh dokter, diduga Budi meninggal karena sakit karena ditemukan obat-obat di dalam kamarnya," jelas Kapolsek.

Lanjutnya, menurut keterangan dokter tidak ada tanda-tanda mencurigakan atau penganiayaan pada tubuh jenazah korban. Sedangkan dari tim Inavis Polres Wonosobo juga datang untuk memastikan jenazah tersebut  benar-benar Budi Suryatmo.

Selain itu sesuai keterangan dari keponakan dan tetangga, korban pernah jatuh dan sering mengeluh sakit. Budi diketahui hidup seorang diri, 2 orang anaknya berada di Purbalingga dan Jakarta.

"Adanya kejadian ini, saya menghimbau kepada masyarakat bila ada warga yang hidup sendiri apalagi sedang sakit, seringlah ditengok untuk melihat keadaannya, sehingga kejadian seperti yang dialami Budi Suryatmo tidak terulang lagi," papar AKP Sutopo S.H. (Budilaw79/e2)

Tidak ada komentar

Terbaru

Perbup tentang Penataan PKL di Kudus Segera Terbit

KUDUS - Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus tidak lama lagi akan menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Kudus, tentang zonasi Pedagang Kaki Lim...