Breaking News

Enam Belas Pertanyaan Sebelum di Vaksin Covid-19

WONOSOBO - Vaksinasi Covid-19 di Wonosobo telah dimulai sejak 25 Januari 2021, nantinya penerima vaksin akan mendapatkan pemberitahuan melalui pesan singkat (short messaging service/SMS) dari Kementrian kesehatan dan/atau undangan dari puskesmas. Pada tahap awal penerima vaksin akan diprioritaskan untuk tenaga medis dan pegawai pelayanan publik.

Enam Belas Pertanyaan Sebelum di Vaksin Covid-19

Enam Belas Pertanyaan Sebelum di Vaksin Covid-19

satumenitnews.com - Menurut Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Kabupaten Wonosobo, Jaelan semua orang yang mendapat notifikasi suntikan vaksin corona harus patuh. Meski begitu Jaelan mengatakan sebelum divaksin setiap penerima vaksin akan melalui proses pemeriksaan, karena tingkat keberhasilan vaksin juga berelevasis dengan kesehatan si penerima vaksin.

Berikut adalah daftar pertanyaan sebelum vaksinasi Covid-19: 

1. Apakah pernah terkonfirmasi menderita Covid-19? 

2. Apakah sedang hamil atau menyusui?

3. Apakah sedang mengalami gejala ISPA dalam tujuh hari terakhir?

4. Adakah keluarga serumah yang kontak erat/suspek/konfirmasi/sedang dirawat karena Covid-19?

5. Apakah Anda memiliki riwayat alergi berat atau mengalami gejala sesak napas, bengkak dan kemerahan setelah divaksinasi COVID-19 sebelumnya? (pertanyaan untuk vaksinasi ke-2)

6. Apakah Anda sedang mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah?

7. Apakah Anda menderita penyakit jantung (gagal jantung/penyakit jantung coroner)?

8. Apakah Anda menderita penyakit Autoimun Sistemik (SLE/Lupus, Sjogren, vaskulitis, dan autoimun lainnya)?

9. Apakah Anda menderita penyakit ginjal (penyakit ginjal kronis/sedang menjalani hemodialysis/dialysis peritoneal/transplantasi ginjal/sindroma nefrotik dengan kortikosteroid)?

10. Apakah Anda menderita penyakit Reumatik Autoimun/Rhematoid Arthritis?

11. Apakah Anda menderita penyakit saluran pencernaan kronis?

12. Apakah Anda menderita penyakit Hipertiroid/hipotiroid karena autoimun?

13. Apakah Anda menderita penyakit kanker, kelainan darah, imunokompromais/defisiensi imun, dan penerima produk darah/transfusi?

14. Apakah Anda menderita penyakit Diabetes Melitus?

15. Apakah Anda menderita HIV?

16. Apakah Anda memiliki penyakit paru (asma, PPOK, TBC)?



Dari 16 pertanyaan tersebut penerima vaksin tidak akan diberikan dengan sejumlah ketentuan, di antaranya: 

Apabila berdasarkan pengukuran suhu tubuh calon penerima vaksin sedang demam (≥ 37,5 0C), vaksinasi ditunda sampai pasien sembuh dan terbukti bukan menderita Covid-19 dan dilakukan skrining ulang pada saat kunjungan berikutnya. 

Apabila berdasarkan pengukuran tekanan darah didapatkan hasil lebih dari 140/90, maka vaksinasi tidak diberikan.

Selain itu, jika terdapat jawaban ‘Ya’ pada salah satu dalam deret pertanyaan terkait paparan Covid-19, hamil dan menyusui, ISPA, kontak erat dengan penderita atau sedang Covid-19, riwayat alergi berat, sedang terapi akibat kelainan darah, menderita sakit jantung, autoimun, ginjal, reumatik autoimun/rhematoid arthritis, saluran pencernaan kronis, hipertiroid/hipotiroid karena autoimun, dan kanker atau penerima transfusi, maka vaksinasi tidak diberikan.

Sedangkan untuk penderita DM tipe 2 terkontrol dan HbA1C di bawah 58 mmol/mol atau 7,5% dapat diberikan vaksinasi. 

Dan bagi penderita HIV, tanyakan angka CD4 nya. Bila CD4 <200 atau tidak diketahui maka vaksinasi tidak diberikan. 

Selanjutnya, jika terdapat jawaban “Ya” pada kolom jenis penderita paru, maka vaksinasi tidak diberikan. Kecuali untuk pasien TBC dalam pengobatan dapat diberikan vaksinasi minimal setelah dua minggu mendapat Obat Anti Tuberkulosis. (red/e2)

Tidak ada komentar

Terbaru

Pembinaan SAR Community dan Pelatihan Potensi SAR Digelar di Wonosobo

WONOSOBO -  Badan SAR Nasional (Basarnas) Semarang menggelar pelatihan potensi dan pertolongan di ketinggian bagi potensi SAR dan SAR Commun...